

SABATA NEWS
YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan tegas menyatakan bahwa ijazah Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, adalah asli dan sah. Pihak kampus menegaskan ijazah tersebut diterbitkan langsung oleh UGM sesuai dengan prosedur akademik yang berlaku dan standar pendidikan nasional.
UGM menilai berbagai tuduhan dan narasi yang menyebut ijazah Presiden Jokowi palsu sebagai fitnah serius yang tidak berdasar serta berpotensi merusak nama baik institusi pendidikan. Kampus menegaskan tidak akan membiarkan tudingan tersebut terus beredar tanpa pertanggungjawaban hukum.
“UGM bertanggung jawab penuh atas keabsahan ijazah alumni kami. Ijazah Presiden Joko Widodo adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh UGM. Jika masih ada pihak yang menyebarkan fitnah dan hoaks, kami tidak ragu menempuh jalur hukum,” tegas pernyataan resmi pihak universitas.
UGM juga memastikan bahwa seluruh arsip akademik Presiden Joko Widodo tersimpan lengkap dan valid, mulai dari data penerimaan mahasiswa, proses perkuliahan, hingga kelulusan. Dokumen-dokumen tersebut berada dalam sistem administrasi resmi kampus dan dapat diverifikasi secara hukum apabila diperlukan oleh pihak berwenang.
Pihak universitas menilai isu ini bukan lagi sekadar perbedaan pandangan, melainkan sudah mengarah pada upaya pembentukan opini menyesatkan yang berulang. Kondisi ini dinilai dapat mengganggu ketertiban publik serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara dan dunia pendidikan.
Sebagai langkah tegas, UGM menyatakan siap bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia apabila proses hukum ditempuh. Kampus berharap penegakan hukum ini dapat menjadi efek jera, sekaligus menegaskan bahwa penyebaran fitnah dan hoaks merupakan pelanggaran serius yang memiliki konsekuensi hukum di Indonesia.




Bravo UGM
Makasih